Translate

Senin, 16 Maret 2020

"Jangan Menunggu" yang perlu kita hindari

Bagi sebagian orang, menunggu merupakan hal yang sangat membosankan. Bagaimana tidak, mengharapkan sesuatu datang tanpa kepastian waktu apakah lama atau hanya sebentar tetap saja membuat tidak nyaman. Namun, dari menunggu ini kita bisa belajar bagaimana bersabar akan sesuatu. Di sisi lain, menunggu juga tidak baik, apalagi bila dibiasakan terus menerus. Berikut 13 kata JANGAN MENUNGGU yg perlu dihindari:

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya (kaya hati).
3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.
5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâpi  pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.
6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
7. Jangan menunggu projek baru bekerja, tapi bekerjalah maka projek akan menunggumu.
8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai maka kamu akan dicintai.
9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan sekadar uang yang datang tapi juga rezeki yang lainnya.
10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa.
13. Jangan menunggu waktu luang tuk membaca Alqur'an.  Tapi luangkan waktu tuk membaca Alqur'an.

Dan… Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada orang yang anda kenal…
Sehingga kita semua tersadar …

Dimanakah Letak Kebahagiaan?

Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.
“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.
Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.
“Di depan sana ada sebuah taman. Pergilah ke sana dan tangkaplah seekor kupu-kupu. Setelah itu aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata si kakek. Meski merasa ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk. Tiba di sana, dia takjub melihat taman yang indah dengan pohon dan bunga yang bermekaran serta kupu-kupu yang beterbangan di sana.
Dari kejauhan di kakek melihat si pemuda mengendap-endap menuju sasarannya. Hap! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu-kupu ke arah lain. Hap! Lagi-lagi gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rerumputan, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu-kupu berhasil ditangkapnya.
Si kakek mendekat dan menghentikan si pemuda. ”Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Sibuk berlari ke sana kemari, menabrak tak tentu arah, bahkan menerobos tanpa peduli apa yang kamu rusak?”
Si kakek dengan tegas dan melanjutkan, ”Nak, mencari kebahagiaan layaknya menangkap kupu-kupu. Tidak perlu kau tangkap fisik kupu-kupu itu, biarkan dia memenuhi alam semesta ini sesuai fungsinya. Tangkaplah keindahan warna dan geraknya di pikiranmu dan simpan baik-baik di dalam hatimu.
Demikian pula dengan kebahagiaan. Kebahagiaan bukanlah benda yang dapat digenggam dan disimpan di suatu tempat. Ia tidak ke mana-mana, tapi ada dimana-mana. Peliharalah sebaik-baiknya, munculkan setiap saat dengan rasa syukur maka tanpa kau sadari kebahagiaan itu akan sering datang sendiri. Apakah kamu mengerti?”
Si pemuda terpana dan tiba-tiba wajahnya tampak senang. ”Terima kasih pak Tua. Sungguh pelajaran yang sangat berharga. Aku akan pulang dan membawa kebahagiaan ini di hatiku..”
Kakek itu mengangkat tangannya. Tak lama, seekor kupu-kupu hinggap di ujung jari dan mengepakkan sayapnya, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.
Setiap manusia menginginkan kebahagiaan. Tetapi sering kali mereka begitu sibuk mencarinya, tanpa menyadari bahwa kebahagiaan sesungguhnya tidak kemana-mana tetapi justru ada di mana-mana. Kebahagiaan bisa hadir di setiap tempat, di semua rasa, dan tentunya setiap hati yang selalu bersyukur.

Tips Mengencangkan Payudara Setelah Melahirkan dan Menyusui

Penampilan bagi sebagian wanita merupakan salah satu faktor penting guna menjaga keharmonisan suami istri. Sebagaimana kodratnya seorang wanita, tentu setelah menikah mengharapkan hadirnya buah hati. Kehadiran sang buah hati melalui proses kehamilan, melahirkan, menyusui dapat mempengaruhi bentuk fisik anggota tubuh, salah satunya payudara. Bentuk payudara yang kendur dapat menyebabkan kurangnya percaya diri. Berikut tips mengencangkan payudara setelah melahirkan dan menyusui :

1. Atur posisi tidur
Jangan membiasakan diri tidur tengkurap, karena tubuh akan menekan payudara selama berjam-jam di atas kasur. Lebih baik tidurlah telentang atau miring.

2. Buah mentimun
Giling satu buah mentimun ukuran besar ke dalam food blender, krim cake berlemak tinggi, dan putih telur (1 butir). Oleskan adonan ini ke payudara, dan biarkan selama 15 menit. Penggunaan produk natural seharusnya tidak memberikan efek samping, namun sebaiknya tidak mengoleskannya jika kulit sedang terluka. Basuh dengan air hangat.

3. Gunakan kondisioner
Oleskan secara teratur kondisioner yang mengandung pelembab, seperti shea butter atau minyak vitamin E, untuk menjaga kekenyalan atau elastisitas kulit payudara. Krim ini akan meresap sempurna ke dalam kulit, membantu memelihara penampilan payudara yang tetap muda. Meskipun kulit Anda sensitif, Anda tetap dapat menggunakannya.

4. Gunakan vitamin E
Campurkan satu sendok teh minyak vitamin E (pecahkan kapsul vitamin E untuk mendapatkannya) dengan satu sendok makan yogurt dan sebutir telur. Gunakan ramuan ini untuk memijat payudara dengan gerakan memutar, lalu kenakan bra selama sekitar 20 menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat.

5. Gunakan ice cube
Ambil dua ice cube, lalu tempelkan pada payudara dengan gerakan memutar setengah lingkaran. Lakukan sedikitnya 1 menit. Jangan melakukan teknik ini lebih dari 1 menit, atau jika es sudah membuat Anda merasa tidak nyaman. Es akan beraksi sebagai pembentuk jaringan di bawah kulit.

6. Olahraga dada
Bengkokkan kedua tangan di depan payudara, telapak tangan saling menggenggam seperti sedang berdoa. Kemudian, tekan-tekan kedua telapak tangan. Rasakan bagaimana otot dada akan meregang saat kedua tangan saling menekan. Gerakan ini tidak membutuhkan ruang khusus, Anda bisa melakukannya saat duduk di dalam bus menuju ke kantor.

7. Push up
Latihan terbaik untuk mengencangkan otot dada adalah push up. Bentangkan yoga mat atau tikar, lalu lakukan 10 kali push up dalam 4 set, sedikitnya 3-4 kali seminggu. Lihat bagaimana perubahannya.

8. Berenang
Berenang adalah olah raga yang bisa bermanfaat untuk mengencangkan payudara. Bila Anda sudah lama meninggalkan hobi Anda ini karena kesibukan di kantor maupun mengurus anak-anak, ayo, segera ikut nyebur ke kolam renang saat mengantar anak-anak.

9. Gunakan bra yang tepat
Gunakan bra yang tepat, sesuai bentuk payudara Anda. Kadang-kadang kita salah memilih model bra, sehingga bra tidak mengangkat payudara dan malah membiarkannya menggantung. Sport bra juga boleh Anda pakai jika ukuran payudara Anda tergolong sedang.

Jumat, 13 Maret 2020

Keutamaan Bershalawat di Hari Jum’at

Keutamaan Bershalawat Kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wa sallam

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَوْ سَأَلَ لِي الوَسِيْلَةَ حَقَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ
“Barangsiapa bershalawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti.” (Hadits ini terdapat dalam Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabiy no. 50, Isma’il bin Ishaq Al Jahdiy. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani)
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا
“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim no. 408)

Keutamaan Bershalawat di Hari Jum’at

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

Amalkanlah Shalawat Berikut

Di antara shalawat yang dianjurkan yang dapat kita amalkan adalah:
[1] Dari Zaid bin Abdullah berkata bahwa sesungguhnya mereka dianjurkan mengucapkan,
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ
“Allahumma sholli ‘ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi. [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi]” (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 60. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa hadits ini shohih)
[2] Dari Ka’ab bin ‘Ujroh, beliau mengatakan,
“Wahai Rasulullah, kami sudah mengetahu bagaimana kami mengucapkan salam padamu. Lalu bagaimana kami bershalawat padamu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,
اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia] (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 56. Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini shohih)
[3] Dalam riwayat Bukhari no. 3370 terdapat lafazh shalawat sebagai berikut,
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia]
Itulah bacaan shalawat yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Eksipien, pengenalan dan penggunaannya

Eksipien merupakan bahan selain zat aktif yang ditambahkan dalam formulasi suatu sediaan untuk berbagai tujuan dan fungsi. Eksipien mempunyai peranan yang penting dalam formulasi tablet karena tidak ada satu pun zat aktif yang dapat langsung dikempa menjadi tablet tanpa membutuhkan eksipien (Sulaiman, 2007).

Kegunaan Eksipien :
Pada umumnya, komposisi sediaan solid terdiri atas zat aktif dan eksipien. Fungsi eksipien dalam sediaan solid menurut Anwar (2012) adalah sebagai berikut:

1. Bahan Pengisi (Filler)
Bahan pengisi diperlukan pada sediaan padat khususnya tablet, yang berfungsi untuk meningkatkan atau memperoleh massa agar mencukupi jumlah massa campuran sehingga dapat dikompresi/dicetak. Selain itu, bahan pengisi pada kapsul berfungsi untuk mengisi kapsul yang digunakan. Bahan pengisi juga berfungsi untuk menetapkan berat sediaan yang akan diproduksi, dan memperbaiki laju alir massa sehingga mudah dikempa.

Pemilihan bahan pengisi harus mempertimbangkan syarat-syarat eksipien yang meliputi inert, stabil secara fisik dan kimia, bebas dari mikroba perusak dan pathogen, mendukng bioavailabilitas, tersedia dalam perdagangan dan harga relatif murah.

2. Bahan Pengikat (Binder)
Bahan pengikat merupakan eksipien yang digunakan dalam formulasi sediaan tablet yang memberikan gaya kohesif yang cukup pada serbuk antar partikel eksipien sehingga membentuk struktur tablet yang kompak dan kuat setelah pencetakan. Bahan pengikat tidak boleh menghalangi disintegrasi tablet maupun pelepasan zat aktif untuk diabsorbsi. Bahan ini dapat ditambahkan dalam bentuk kering, pasta (mucilago), cairan atau larutan.

Penggunaan binder dalam jumlah yang tidak sesuai akan mengakibatkan berbagai permasalahan, jika jumlahnya kurang dalam tablet akan menyebabkan capping, lamination, sticking, picking dan filming. Namun bila penggunaannya berlebihan dapat meningkatkan kekerasan tablet yang mengakibatkan tablet sukar hancur.

3. Bahan Penghancur (Disintegrant)
Disintegran merupakan eksipien yang berfungsi untuk memfasilitasi hancurnya tablet ketika terjadi kontak dalam saluran cerna. Disintegran bekerja dengan menarik air ke dalam tablet, mengembang dan menyebabkan tablet pecah menjadi bagian-bagian kecil.

Ada beberapa mekanisme aksi disintegran, yaitu:

a. Swelling : Masuknya air ke dalam tablet menyebabkan disintegrant mengembang dan tekanan diseluruh bagian tablet mengakibatkan ikatan partikel dalam tablet akan pecah. Sejumlah disintegrant akan  mengembang hingga derajat tertentu, tetapi swelling atau mengembang bukanlah menkanisme tunggal dari sebuah disintegrant.

b. Heat of Wetting : disintegran bila terbasahi air atau kelembaban menimbulkan panas akibat reaksi. Panas menyebabkan udara yang terperangkap dalam tablet bergerak memperbesar volume yang menimbulkan desakan berupa tekanan pada granul sehingga tablet menjadi pecah/hancur.

c. Deformation Recovery : Partikel disintegrant akan berubah bentuk saat dikempa menjadi tablet. Pada saat ada kelembapan, partikel disintegrant akan kembali ke bentuk semula, sehingga akan merubah bentuk (deformasi) dari tablet, sehingga tablet pecah.

d. Repulsion Theory : masuknya air secara kapiler ke dalam tablet menyebabkan rusaknya ikatan hydrogen sehingga ikatan adhesif berkurang diikuti dengan bertambahnya sifat kohesif intrapartikel. Keadaan ini menyebabkan partikel-partikel tang berlainan saling tolak menolak dan tablet menjadi hancur.

e. Water Wicking : masuknya air ke dalam tablet diikuti dengan pembentukan lorong-lorong seperti rajutan atau anyaman di dalam tablet. Air yang terus bergerak membentuk lorong yang lebih besar sehingga dinding lorong tersebut terkikis. Keadaan ini menyebabkan tablet menjadi rapuh dan hancur.

4. Bahan Pelincir (Lubrikan)

Suatu pelincir diharapkan dapat mengurangi gesekan antara dinding tablet dengan dinding die pada saat tablet akan ditekan ke luar. Mekanisme pelincir ada 2 jenis, yaitu:

- Pelincir dengan cairan, karena adanya dua permukaan tampak terpisah menjadi lapisan yang dibatasi oleh cairan yang merupakan fase kontinu (cairan lubrikan).

- Pelincir dengan pelapisan, dihasilkan oleh sifat menempel pada gugus polar molekul dengan karbon rantai panjang pada permukaan logam dinding dies.

Pemberian lubrikan harus sesuai jumlahnya. Kekurangan lubrikan yang relatif banyak dapat menyebabkan tablet mengalami goresan pada tepinya, sehingga kurang halus dan dapat menyebabkan fraktur/pecah pada bagian atas. Kelebihan lubrikan dapat menyebabkan tablet pecah berkeping-keping saat dikeluarkan.

5. Antilekat (Anti-adherent)

Antilekat bertujuan untuk mengurangi melengket atau adhesi bubuk dan granul pada permukaan punch atau dinding die. Antilekat yang efisien untuk permukaan punch namun tidak larut air adalah DL-leusin.

6. Bahan Pelicin (Glidant)

Pelicin bertujuan untuk memacu aliran serbuk atau granul dengan jalan mengurangi gesekan di antara partikel-partikel.glidan cenderung mengurangi adhesivitas, sehingga mengurangi gesekan antar partikulat dari sistem secara menyeluruh. Seperti lubrikan, glidan diperlukan pada permukaan partikel sehingga harus dalam keadaan halus dan secara tepat dimasukkan ke dalam cmapuran massa tablet.

Penggunaan glidan yang terlalu sedikit akan mengakibatkan sticking, yang ditunjukkan oleh permukaan tablet menjadi lembab. Tahap awal dari sticking biasanya adalah filming pada permukaan punch. Kondisi yang lebih parah dari sticking yaitu picking, terjadi ketika bagian permukaan tablet terangkat atau keluar dan menempel pada permukaan punch.


DAFTAR PUSTAKA

Anwar, Effionora. 2012. Eksipien dalam Sediaan Farmasi. Jakarta: Dian Rakyat.

Sulaiman, T.N.S. 2007. Teknologi dan Formulasi Sediaan Tablet, Cetakan Pertama. Yogyakarta: Mitra Communications Indonesia

INILAH SALAH SATU AMALAN DI HARI JUM’AT DAN KEUTAMAAN YANG SANGAT BESAR DI DALAMNYA. AKANKAH KITA MELEWATKAN BEGITU SAJA?

Surat Al Kahfi merupakan salah satu surat yang ada di dalam Al Quran. Surat ini ada di dalam juz 15 dan di awal juz 16. Surat Al Kahfi termasuk surat Makiyyah yang diturunkan di Makkah. Dalam surat Al Kahfi, terdapat 110 ayat.

Betapa banyak orang lalai dari amalan yang satu ini ketika malam Jum’at ataupun hari Jum’at, yaitu membaca surat Al Kahfi. Atau mungkin sebagian orang belum mengetahui amalan ini. Padahal membaca surat Al Kahfi adalah suatu yang dianjurkan (mustahab) di hari Jum’at karena pahala yang begitu besar sebagaimana berita yang dikabarkan oleh orang yang benar dan membawa ajaran yang benar yaitu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hadits pertama :

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

Hadits kedua :

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Waktu membaca surat Al Kahfi dimulai sejak maghrib hari Kamis, membentang sampai maghrib hari Jumat.

Tak ada hadist yang menerangkan kapan waktu yang paling afdol dari rentang waktu ini. Bahkan dalam hadist-hadist yang menerangkan keutamaan membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, menyebutkan dua keterangan waktu sekaligus. Satu hadist menyebutkan malam, hadist yang lain menyebutkan siang. Malam menurut syariat, dimulai sejak terbenam matahari, sampai tiba waktu subuh (terbit fajar shodiq). Adapun siang hari, dimulai sejak subuh (terbit fajar shodiq), sampai terbenam matahari.

Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan dimudahkan untuk beramal sholeh sesuai tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Kamis, 12 Maret 2020

Menghilangkan brutusan di wajah secara alami

Seperti yang kita ketahui bersama, bruntusan merupakan masalah kulit selain jerawat yang banyak terjadi baik pada wanita atau pria, walau bukan kondisi yang berbahaya. Munculnya bruntusan di wajah tentu sangat mengganggu penampilan.

Buah lemon cukup terkenal manfaatnya untuk kecantikan, salah satunya ialah mampu membantu menghilangkan bruntusan di wajah secara alami. Seperti yang kita ketahui bersama, munculnya bruntusan ini sering membuat kita terganggu dan merasa kurang percaya diri.

Untuk itu banyak orang yang berlomba-lomba mencari cara menghilangkan bruntusan. Dan salah satu caranya yang alami ialah dengan menggunakan lemon, berikut ini caranya :
  • Pertama siapkan 1 buah lemon dan 1 butir telur.
  • Pisahkan putih telur dan kuning-nya, sebab yang kita pakai hanya putih telur-nya saja.
  • Campurkan perasan air lemon dengan putih telur, aduk hingga rata.
  • Setelah itu, oleskan ramuan ini pada wajah secara merata.
  • Diamkan selama 20 menit hingga mengering.
  • Setelah itu bilas wajah hingga bersih.

Untuk mendapat hasil yang maksimal lakukan cara ini dengan rutin 1-2 kali setiap minggu-nya.